Jangan kau remehkan doa dan mencemoohkannya
Karena engkau tidak tahu betapa besar do’a itu
Bencana dan musibah tidak pernah luput,
namun semua ada masanya
dan setiap masa cobaan itu pasti ada habisnya
Betapapun bertumpang tindih hambatan yang menimpamu,
Bersabarlah dan perpeganglah pada Allah
Yang Maha Esa dan pemberi Rezeki
Betapapun tenggelamnya kamu ke dalam kelalaian,
jangan lupa berdzikir dan berpegang
kepada tali pertolongan Allah yang selalu terjulur
Manakala rasa putus asa mendekatkan langkahnya kepadamu,
bepalinglah kamu darinya,
jangan biarkan dirimu putus asa dari rahmat Allah
Betapapun remuk redamnya jiwamu karena kesengsaraan
Jangan kau pedulikan ia
karena setiap orang pasti mengalaminya
Betapapun rasa kegundahan mencekam dirimu, buyarkanlah ia
dengan banyak istighfar dan menyebut Allah Yang Hidup
lagi terus menerus mengurus MahlukNya
Betapapun banyaknya kebaikan yang datang kepadamu
Sibukkanlah hatimu dengan berdzikir agar derajatmu kian meninggi
Jangan sekali kali engkau meminta suatu keperluan kepada sesama manusia
tetapi mintalah kepada Tuhan yang pintu-pintu rahmatNya tidak pernah tertutup
Allah murka jika engkau tidak meminta kepadaNya sedangkan manusia akan marah
jika engkau meminta kepadanya..
Diambil dari buku yang berjudul Ya Rabb Kuadukan Segala Gundahku padaMu pengarang Nisrin As-Sa’dun. Setelah tak sengaja membongkar kumpulan buku-buku lama yang tergeletak pasrah di sudut kamar. akhirnya aku menemukan buku ini. Subhanallah..setelah kubaca lagi isinya. Menyentuh sekali dan kata-kata yang terkandung dalam buku ini dan sangat sarat akan makna. tak salah jika aku membacanya sekali lagi. dan mungkin tugasku kini untuk lebih bisa mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. seperti pada judul Bersyukur lebih berat daripada Bersabar. Materinya sangat kena banget. buat teman-teman wajib punya deh ^_^
Karena engkau tidak tahu betapa besar do’a itu
Bencana dan musibah tidak pernah luput,
namun semua ada masanya
dan setiap masa cobaan itu pasti ada habisnya
Betapapun bertumpang tindih hambatan yang menimpamu,
Bersabarlah dan perpeganglah pada Allah
Yang Maha Esa dan pemberi Rezeki
Betapapun tenggelamnya kamu ke dalam kelalaian,
jangan lupa berdzikir dan berpegang
kepada tali pertolongan Allah yang selalu terjulur
Manakala rasa putus asa mendekatkan langkahnya kepadamu,
bepalinglah kamu darinya,
jangan biarkan dirimu putus asa dari rahmat Allah
Betapapun remuk redamnya jiwamu karena kesengsaraan
Jangan kau pedulikan ia
karena setiap orang pasti mengalaminya
Betapapun rasa kegundahan mencekam dirimu, buyarkanlah ia
dengan banyak istighfar dan menyebut Allah Yang Hidup
lagi terus menerus mengurus MahlukNya
Betapapun banyaknya kebaikan yang datang kepadamu
Sibukkanlah hatimu dengan berdzikir agar derajatmu kian meninggi
Jangan sekali kali engkau meminta suatu keperluan kepada sesama manusia
tetapi mintalah kepada Tuhan yang pintu-pintu rahmatNya tidak pernah tertutup
Allah murka jika engkau tidak meminta kepadaNya sedangkan manusia akan marah
jika engkau meminta kepadanya..
Diambil dari buku yang berjudul Ya Rabb Kuadukan Segala Gundahku padaMu pengarang Nisrin As-Sa’dun. Setelah tak sengaja membongkar kumpulan buku-buku lama yang tergeletak pasrah di sudut kamar. akhirnya aku menemukan buku ini. Subhanallah..setelah kubaca lagi isinya. Menyentuh sekali dan kata-kata yang terkandung dalam buku ini dan sangat sarat akan makna. tak salah jika aku membacanya sekali lagi. dan mungkin tugasku kini untuk lebih bisa mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. seperti pada judul Bersyukur lebih berat daripada Bersabar. Materinya sangat kena banget. buat teman-teman wajib punya deh ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar